Komisi III DPRD Sumsel Minta Bank Sumsel Babel Perkuat Kredit Produktif dan Percepat Digitalisasi Layanan
PALEMBANG -- Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan mendorong PT Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya untuk lebih agresif memperluas pembiayaan ke sektor-sektor produktif, sekaligus memperkuat transformasi layanan digital guna meningkatkan daya saing perbankan daerah.
Dorongan tersebut disampaikan saat Komisi III menggelar kunjungan kerja dan rapat dengar pendapat bersama jajaran manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya. Pertemuan itu menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja bank milik daerah tersebut sekaligus membahas perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam pemaparannya, pihak Bank Sumsel Babel menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu pemegang saham bank. Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di wilayah kerja Cabang Inderalaya, termasuk Kantor Cabang Pembantu Tanjung Raja dan Tanjung Batu, masih berada di kisaran 2,9 persen, yang dinilai masih dalam batas aman.
Bank Sumsel Babel juga menjelaskan bahwa penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga saat ini masih didominasi oleh produk Tabungan Pesirah dan deposito berjangka. Sebagian besar nasabah berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Segmen tersebut menjadi penyumbang terbesar penyaluran kredit konsumtif melalui fasilitas Kredit Serba Guna (KSG). Dengan sistem pembayaran angsuran melalui pemotongan gaji secara otomatis, tingkat risiko pembiayaan dapat ditekan sehingga kualitas kredit tetap terjaga.
"Sebagian besar pembiayaan yang kami salurkan masih berada pada kategori berisiko rendah. Hal ini membuat kualitas kredit tetap sehat. Khusus bagi ASN, kami juga menyediakan suku bunga kompetitif mulai 5,1 persen flat," ungkap perwakilan Bank Sumsel Babel dalam rapat tersebut.
Selain fokus pada pembiayaan konsumtif, Bank Sumsel Babel Cabang Inderalaya juga telah menjalin kerja sama dengan sekitar sepuluh perusahaan pengembang perumahan. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pengembangan kawasan TPI yang diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi di daerah.
Meski demikian, pihak bank mengakui kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih masih berdampak terhadap aktivitas dunia usaha. Salah satunya terlihat dari sektor kontraktor yang lebih banyak melakukan penarikan dana dibandingkan ekspansi usaha.
Di sisi lain, Bank Sumsel Babel melihat peluang pertumbuhan pembiayaan masih terbuka lebar, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan ritel, serta sektor perkebunan yang dinilai memiliki prospek cukup baik.
Menanggapi paparan tersebut, Komisi III DPRD Sumsel menilai Bank Sumsel Babel perlu mulai menyeimbangkan komposisi pembiayaan antara kredit konsumtif dan kredit produktif. Menurut dewan, peningkatan akses permodalan bagi pelaku UMKM, kontraktor lokal, pengembang, hingga sektor perkebunan akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Ogan Ilir.
Komisi III juga mengapresiasi kualitas kredit yang tetap terjaga, namun berharap bank daerah tersebut mampu memperluas inklusi keuangan serta menghadirkan layanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
Selain aspek pembiayaan, DPRD turut menyoroti pentingnya percepatan transformasi digital. Bank Sumsel Babel didorong memperluas jaringan layanan dengan menambah mesin ATM di kawasan strategis, terutama di lingkungan perguruan tinggi dan pusat aktivitas masyarakat.
Tak hanya itu, optimalisasi aplikasi BSB Mobile serta pemanfaatan sistem pembayaran digital QRIS juga dinilai perlu terus ditingkatkan agar masyarakat semakin mudah melakukan transaksi keuangan secara cepat, aman, dan efisien.
Komisi III berharap berbagai langkah tersebut dapat memperkuat peran Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menjaga kinerja keuangan, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan sektor usaha di Sumatera Selatan.

Post a Comment