Safari Kotak Amal Dari Masjid ke Masjid Terhenti di Tim Jagal Bandit Polres Lahat
LAHAT,SS – Jarum jam baru menunjukkan pukul 03.00 WIB pada Kamis, 25 Juni 2026. Di tengah kesunyian Masjid Baitul Rohmah, Jalan Letnan Alamsyah, Kabupaten Lahat, seseorang menyelinap masuk melalui pintu yang tak terkunci rapat. Tanpa suara, kotak amal masjid yang berisi uang sekitar Rp2 juta pun dikuras isinya.
Pencurian ini ternyata bukan aksi tunggal. Tim Jagal Bandit Satuan Reserse Kriminal Polres Lahat mencatat, serangkaian aksi serupa terjadi di berbagai penjuru wilayah tersebut.
Kasi Humas Polres Lahat, AKP Mastoni, menuturkan bahwa pelaku memanfaatkan kelengahan pengurus masjid dengan masuk melalui akses yang tidak terkunci.
Laporan kehilangan yang masuk ke kepolisian segera memicu perburuan.
Berbekal keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara, identitas pelaku mengerucut pada seorang pria berinisial A.A.R. Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima, polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan di Desa Suka Negara, Kecamatan Lahat. Pada Jumat dini hari pukul 00.30 WIB, A.A.R. diamankan tanpa perlawanan.
Hasil pemeriksaan penyidik membuka tabir bahwa A.A.R. telah menyatroni sejumlah rumah ibadah lain di Kabupaten Lahat. Sasaran operasionalnya meliputi Masjid Baitul Rohmah di Jalan Letnan Alamsyah, Masjid Muhajirin di Blok C, Masjid Gubah di Kelurahan Gunung Gajah, masjid di Desa Perumnas Selawi, serta Masjid Baitul Salam di Blok C.
Di tangan polisi, sejumlah barang bukti disita untuk melengkapi berkas perkara, mulai dari satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam, dua buah kunci inggris yang diduga digunakan untuk membongkar kotak amal, serta atribut yang dikenakan pelaku saat beraksi seperti helm warna hijau, topi warna cokelat, kaos hitam, celana pendek hitam, dan sepasang sandal hitam.
Kini, A.A.R. harus mendekam di rumah tahanan Polres Lahat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku terus bergulir hingga ke kejaksaan.
Kasus ini sekaligus menjadi alarm bagi pengurus masjid di seluruh Lahat agar lebih ketat menjaga sistem keamanan rumah ibadah mereka, sebab di balik ketenangan subuh, selalu ada risiko yang mengintai.(Fry)

Post a Comment