Cik Ujang Pastikan Jembatan Sungai Menang Musirawas Utara Dibangun Kembali pada 2027
MUSIRAWAS UTARA – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang memastikan pembangunan kembali Jembatan Sungai Menang di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musirawas Utara, akan direalisasikan pada tahun 2027.
Kepastian tersebut disampaikan saat dirinya melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan, Sabtu (9/5/2026), untuk melihat kondisi terkini infrastruktur yang sebelumnya rusak akibat bencana banjir besar Sungai Rawas pada tahun 2024.
Seperti diketahui, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Sukamenang dengan beberapa desa lainnya, yakni Desa Rantau Telang, Desa Tanjung Agung, dan Desa Muara Tiku. Setelah ambruk, masyarakat setempat sempat mengalami gangguan mobilitas dan harus memanfaatkan jembatan sementara yang dibangun sebagai solusi darurat.
Dalam peninjauan itu, Cik Ujang juga melihat langsung kondisi jembatan sementara yang saat ini masih digunakan warga serta sisa konstruksi jembatan lama yang masih tampak di aliran Sungai Rawas.
Ia menyampaikan bahwa hasil pengecekan lapangan menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk melanjutkan pembangunan jembatan permanen yang lebih kuat dan representatif.
“Kita sudah survei langsung di lapangan. Dari hasil itu, kita pastikan akan dibangun kembali pada anggaran 2027 nanti,” ujar Cik Ujang.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan tersebut menjadi prioritas karena menyangkut konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang akan dibangun. Menurutnya, pemanfaatan jembatan harus memperhatikan kapasitas beban agar usia pakai dapat lebih panjang.
“Kita harap nanti kendaraan bertonase besar bisa dialihkan ke jalur lain. Saat proses pembangunan juga kami minta dukungan masyarakat, termasuk membantu kelancaran distribusi material di lapangan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumsel juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sukamenang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang masih merasakan dampak bencana.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam terhadap kondisi yang dialami warga dan terus berupaya memberikan solusi, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun bantuan sosial.
Cik Ujang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca dan debit air Sungai Rawas yang masih dapat berubah sewaktu-waktu.
“Yang terpenting kita tetap waspada. Pemerintah akan terus hadir untuk masyarakat, baik dalam penanganan bencana maupun pembangunan ke depan,” tutupnya.

Post a Comment