Isu Pungli, Pedagang Diminta Waspada Kepada Oknum yang Mengaku Dari UPTD Pasar Lematang

LAHAT, SS - Lapak Pasar Lematang yang yang baru direnovasi Pemkab Lahat  dipastikan akan diberi secara gratis kepada para pedagang. Terkait adanya isu jual beli lapak, UPTD Pasar Lematang Lahat memastikan tidak akan terjadi. Bahkan, mempersilakan para pedagang untuk melapor ke Pemkab Lahat atau instansi terkait jika di pungut biaya dalam penempatan lapak yang baru.

Kepala UPTD Dinas Pasar Kabupaten Lahat, Alfaribi mengatakan, saat ini seluruh pedagang telah diimbau agar tidak segera menyetor uang termasuk mewaspadai jika ada oknum yang mengatasnamakan UPTD Dinas Pasar maupun pihak ketiga untuk menarik pungutan lapak baru.

Bahkan, Pemkab Lahat telah mengeluarkan Perbub dan menganggarkan lapak tersebut untuk kenyamanan para pedagang dan masyarakat beraktivitas.

"Kami sudah dengar ada kabar jika kami pungli untuk lapak baru yang tersedia. Jika pedagang hendak menyetor uang ke oknum tertentu silakan di kroscek terlebih dahulu ke UPTD maupun dinas terkait dilingkungan Pemkab Lahat," ujarnya.

Sementara itu, Didi (35) salah satu pedagang di Pasar Lematang menuturkan, sangat bahagia jika lapak baru yang disediakan Pemkab Lahat benar-benar gratis. Apalagi, saat ini aktivitas pasar sedang sepi, sehingga kami sangat keberatan jika ada pungutan diluar iuran yang diwajibkan.

"Informasinya biaya yang tersebar di medsos sebesar Rp3,7 juta perlapak, padahal kami hanya direlokasi. Kedepan kami para pedagang akan berkumpul dan beramai-ramai bertanya ke Pemkab Lahat terkait isu pungli dan lapak yang disediakan secara gratis oleh Pemkab Lahat," imbuhnya.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.