Nasrun Aswari Resmi Ajukan Surat Pengunduran Diri Sebagai Sekda

LAHAT, SS – Adanya kabar rekomendasi pencopotan H Nasrun Aswari MM sebagai Sekda Lahat oleh Bupati H Saifudin Aswari Riva'i SE direspon surat pengunduran diri. Terhitung tanggal 29 Mei 2019 surat pengunduran diri resmi Sekda sudah diterima Bupati Lahat, kondisi ini sangat disayangkan banyak pihak mengingat ada hubungan politik dan bisa berpotensi membuat gaduh dilingkungan Pemda Lahat.

Sekda Lahat H Nasrun Aswari SE mengatakan, sebelumnya sudah menerima surat pemberhentian sebagai pimpinan tertinggi PNS dari Bupati Lahat H Saifudin Aswari SE. Namun untuk alasannya ia tidak bisa menjelaskan, yang pasti ia secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada pemkab khususnya masyarakat Kabupaten Lahat yang telah percaya kepada dirinya untuk mengemban amanah sebagai Sekda selama ini.

“Patut bersyukur karena tidak semua orang bisa mengemban amanah sebagai Sekda. Apa yang telah dilakukan selama ini kiranya dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat, karenanya secara pribadi saya mohon pamit,” ujarnya.

Dijelaskannya, kabar yang beredar mengenai pencalonan dirinya sebagai Bupati Lahat periode 2018-2023 yang menjadi penyebab pencopotan sangat tidak benar, apalagi hingga kini belum ada komunikasi dari pihak maupun partai manapun.

“Umur sudah tua jadi biarlah dulu menikmati sisa hidup, jadi pegawai seperti selama ini juga sudah bersyukur namun apapun yang terjadi saya tetap konsisten,” imbuhnya.

Ans (54) aktivis senior di Kabupaten Lahat menuturkan, sangat menyesalkan aksi pencopotan Sekda Lahat oleh Bupati H Aswari Riva’i apalagi karena dilatar belakangi masalah politik. Untuk itu, mewakili aktivis lainnya, ia mengharapkan agar Bupati Lahat dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan ke depan. Hal ini melihat fenomena menjelang politik yang terjadi saat ini yang bisa menjadi blunder kedepan.

“Wabup Marwan Mansyur sudah didzolimi, Sekda Lahat dicopot jadi apa maunya H Aswari. Di Sumsel dia (Aswari-red) mau jadi Cagub dan jika seperti ini maka akan blunder bagi dirinya sendiri karena Lahat bukanlah kerajaan yang bisa secara turun temurun untuk diwariskan,” pungkasnya kesal.(Amir)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.