Tragedi Siswa Tenggelam di Sindur Water Park, Pengelola Akui Ikut Bertanggung Jawab

Gambar Hasil AI

PRABUMULIH
– Tragedi tenggelamnya seorang siswa SD Alam Prabumulih di Sindur Water Park menjadi perhatian serius pihak pengelola. Selain menyampaikan belasungkawa, pengelola mengaku ikut bertanggung jawab atas musibah yang terjadi pada Rabu (7/10/2026) tersebut.

Pengelola Sindur Water Park, Puspa, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan keluarga korban setelah mengetahui kejadian tersebut. Pengelola juga mendatangi rumah duka untuk menyampaikan rasa duka secara langsung.

“Siapa yang menginginkan kejadian seperti itu. Kami merasa ikut bertanggung jawab, meskipun tempat kami hanya menjadi lokasi kejadian,” kata Puspa kepada wartawan, Kamis (8/10/2026).

Menurut Puspa, kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi pengelola untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas pengunjung, terutama anak-anak yang berada di area kolam renang.

“Kejadian ini jelas menjadi evaluasi bagi kami ke depannya, terutama untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang yang berenang di kolam,” ujarnya.

Pihak pengelola memperoleh informasi bahwa insiden terjadi setelah kegiatan ekstrakurikuler siswa SD Alam Prabumulih selesai.
Para siswa bersama guru sebelumnya disebut beristirahat di kawasan kantin. Namun, setelah itu korban bersama sejumlah rekannya kembali masuk ke area kolam untuk berenang.

“Informasinya, korban dan beberapa temannya kemudian berenang di kolam yang dalam hingga akhirnya terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” ungkap Puspa.

Peristiwa tersebut kemudian berujung pada meninggalnya korban.

Pihak Sindur Water Park menegaskan kejadian tersebut tidak ingin terulang kembali. Karena itu, evaluasi akan dilakukan, terutama menyangkut pengawasan aktivitas pengunjung di kolam renang.

Pengelola juga kembali menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.