Dinkes Muba Respons Keluhan Penanganan Anak di Talang Mandung, Tenaga Kesehatan Dipanggil untuk Klarifikasi
MUSI BANYUASIN, SS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) merespons cepat informasi yang beredar di media sosial terkait keluhan warga Desa Talang Mandung, Kecamatan Jirak Jaya, mengenai penanganan seorang anak yang mengalami musibah pada 23 Juli 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr. Hj. Zwesty Wisma Devi, MH, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran awal untuk mengetahui kronologi serta langkah penanganan yang dilakukan tenaga kesehatan di lapangan.
Berdasarkan hasil penelusuran awal, tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Talang Mandung telah memberikan pertolongan pertama kepada pasien sesuai kondisi pasien dan fasilitas yang tersedia.
"Di lokasi saat kejadian terdapat satu orang bidan dan satu orang perawat yang langsung memberikan tindakan pertolongan pertama. Namun, mengingat keterbatasan peralatan medis di Pustu, tenaga kesehatan menyarankan agar pasien segera dirujuk ke Puskesmas untuk memperoleh penanganan yang lebih optimal," ujar Zwesty, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, Dinkes Muba tidak hanya melakukan penelusuran terhadap kronologi kejadian, tetapi juga menjadikan kasus tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memastikan pelayanan kesehatan di lapangan berjalan sesuai prosedur.
Sebagai tindak lanjut, Dinkes Muba telah memanggil tenaga kesehatan yang bertugas saat kejadian serta Kepala Puskesmas terkait untuk memberikan klarifikasi secara menyeluruh.
Langkah tersebut dilakukan guna memperoleh gambaran yang utuh mengenai peristiwa sekaligus memastikan setiap prosedur pelayanan yang dilakukan tenaga kesehatan dapat diketahui secara jelas.
Selain itu, Dinkes Muba terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Talang Mandung. Koordinasi dilakukan agar proses penanganan lanjutan maupun penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung secara terbuka, objektif, dan berimbang.
"Setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian kami. Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk memperkuat kesiapan tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan di seluruh wilayah Kabupaten Muba," tandas Zwesty.
Dinkes Muba menegaskan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Post a Comment