Diduga Tertabrak KA Batu Bara, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Jalur Rel Pangkul
PRABUMULIH – Seorang perempuan berinisial ER (52) ditemukan meninggal dunia setelah diduga tertabrak kereta api batu bara rute Kertapati–Tanjung Enim di sekitar KM 8, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.
Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 11.50 WIB, setelah petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) menerima informasi mengenai penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar jalur rel.
Sebelumnya, pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, petugas Polsuska mendapat informasi dari masinis bahwa kereta api batu bara rute Kertapati–Tanjung Enim diduga mengalami kecelakaan dengan seseorang di sekitar KM 8 Desa Pangkul.
Mendapat informasi tersebut, petugas kemudian menyisir jalur rel untuk mencari korban. Namun, saat itu korban belum ditemukan sehingga pencarian dihentikan.
Keesokan harinya, petugas Polsuska kembali mendapat informasi dari Kaur JR, Rama Fajri, terkait ditemukannya seseorang yang tidak dikenal dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada anggota Polres Prabumulih.
Petugas selanjutnya mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan, serta mengevakuasi korban ke RSUD Kota Prabumulih. Petugas juga meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti dan menghubungi pihak keluarga.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi SH MSi mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk memastikan kronologi dan penyebab peristiwa tersebut.
"Lagi cek TKP, tim identifikasi kita juga sedang melakukan pemeriksaan," ujar AKP Jon Kenedi.
Dari informasi sementara, kejadian tersebut diduga terjadi ketika korban berada atau berjalan di jalur rel dan tidak menyadari kedatangan kereta api batu bara. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan pemeriksaan petugas.
Setelah proses penanganan selesai, jenazah telah diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Post a Comment