Tindaklanjuti Keluhan Warga, Camat Minta Pagar Beton di Sungai Nibung Diganti Pagar Besi
PRABUMULIH, SS.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Prabumulih Timur bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan pagar beton yang dibangun di atas aliran Sungai Nibung, tepatnya di Jalan MAN 3, Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Kecamatan Prabumulih Timur.
Pada Senin (13/7/2026), Camat Prabumulih Timur Reki Saputra, S.H., M.Si. bersama Lurah Gunung Ibul Barat, Ari Wahyudi,S.H. perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Ketua RT dan Ketua RW setempat turun langsung meninjau lokasi dan berdialog dengan perwakilan pemilik lahan.
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa keberadaan pagar beton di atas sebagian badan sungai dikhawatirkan dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir saat curah hujan tinggi. Karena itu, Camat Rezki meminta agar pagar beton tersebut segera dibongkar dan diganti dengan pagar besi berlubang yang tidak mengganggu fungsi sungai.
"Menurut penjelasan warga, kawasan ini memang rawan banjir. Jika di atas Sungai Nibung dipasang pagar beton yang menghambat aliran air, tentu berpotensi merugikan masyarakat," ujar Reki.
Ia menegaskan bahwa pagar beton tersebut harus dibongkar dan diganti dengan pagar besi yang memiliki celah sehingga aliran air tetap lancar, terutama saat musim hujan.
"Karena itu, pagar beton harus dibongkar. Diganti dengan pagar besi berlubang agar aliran air tetap lancar," tegasnya.
Reki juga mengapresiasi sikap kooperatif pemilik lahan yang menyatakan kesediaannya mengikuti arahan pemerintah. Meski demikian, ia berharap komitmen tersebut segera direalisasikan agar persoalan yang menjadi perhatian masyarakat ini tidak berlarut-larut.
"Kami mengapresiasi itikad baik pemilik lahan. Namun, pembongkaran harus segera dilakukan agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak lagi menimbulkan keresahan warga," katanya.
Sementara itu, perwakilan pemilik lahan, Ogah, memastikan pihaknya siap melaksanakan arahan pemerintah.
"Sesuai arahan pimpinan, kami bersedia membongkar pagar beton dan menggantinya dengan pagar besi berlubang. Pekerjaan pembongkaran dan perbaikan akan segera kami laksanakan," ujarnya.
Di sisi lain, Ketua RT setempat, Mulkan, menyambut baik langkah cepat pemerintah dalam merespons aspirasi warga. Menurutnya, masyarakat selama ini khawatir pagar beton tersebut dapat memperparah banjir karena berpotensi menghambat aliran Sungai Nibung.
"Kami berharap janji pembongkaran ini segera ditepati. Sebentar lagi memasuki musim hujan sehingga warga tidak lagi dihantui kekhawatiran akan banjir yang lebih besar," pungkasnya.
Peninjauan tersebut menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kota Prabumulih dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan setiap pembangunan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kelestarian lingkungan, dan fungsi sungai sesuai ketentuan yang berlaku.


Post a Comment