Ditpamobvit Polda Sumsel Bekali Peserta PLCLP 2026, Tanamkan Kesadaran Pengamanan Objek Vital


PRABUMULIH, SS.CO.ID
-- Kesadaran terhadap pentingnya menjaga keamanan objek vital menjadi salah satu materi utama yang diterima peserta Pelatihan Local Community Leaders Program (PLCLP) Tahun Anggaran 2026.

Pembekalan tersebut diberikan oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumatera Selatan bekerja sama dengan PHR Zona 4 di Aula Sudirman, Markas Yonzipur 2/SG, Prabumulih, Selasa (14/7/2026).

Narasumber dari Ditpamobvit Polda Sumsel, Kompol Firniyanto selaku Kanit Waster, menyampaikan bahwa keberadaan objek vital nasional memiliki peran strategis dalam mendukung roda perekonomian, sehingga membutuhkan sistem pengamanan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum harus memiliki kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya kesadaran kolektif, berbagai potensi ancaman dapat dicegah sejak dini sehingga aktivitas masyarakat maupun dunia usaha dapat berjalan dengan aman dan lancar," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, peserta PLCLP juga dibekali pemahaman mengenai identifikasi potensi ancaman, langkah-langkah pencegahan, serta mekanisme koordinasi dengan aparat keamanan apabila menemukan indikasi yang dapat mengganggu stabilitas di lingkungan sekitar.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan pengamanan objek vital, mulai dari ancaman konvensional hingga pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah.

Melalui pembekalan tersebut, PHR Zona 4 bersama Ditpamobvit Polda Sumsel berharap para peserta PLCLP dapat menjadi pemimpin masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan lingkungan sekaligus mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga objek vital nasional.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dan investasi di Sumatera Selatan. (Yuliansyah) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.