Herman Deru Ingatkan Orang Tua Siapkan Generasi Berani dan Berakhlak di Era Digital


OKU TIMUR
– Di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda.

Pesan itu disampaikan Herman Deru saat menghadiri Pengajian Akbar Hari Lahir ke-40 Pondok Pesantren Al Istiqomah yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal masyarakat Desa Sumber Harjo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Senin (11/5/2026).

Di hadapan ribuan jamaah yang memadati halaman pondok pesantren, Herman Deru mengajak para orang tua untuk tidak hanya fokus pada pendidikan akademik anak, tetapi juga menanamkan keberanian, akhlak, dan kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi masa depan.

Menurutnya, perubahan yang terjadi saat ini berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan beberapa dekade lalu. Kemajuan teknologi telah mengubah cara manusia berkomunikasi, bekerja, hingga berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengenang masa ketika telepon genggam masih menjadi barang langka dan hanya dimiliki kalangan tertentu. Kini, hampir setiap orang memiliki akses komunikasi yang dapat menjangkau berbagai belahan dunia dalam hitungan detik.

“Dulu komunikasi sangat terbatas. Sekarang orang bisa berbicara langsung dengan keluarga yang berada di luar negeri melalui video call. Perubahan ini terjadi sangat cepat dan terus berkembang,” ujarnya.

Meski teknologi membawa banyak kemudahan, Herman Deru mengingatkan agar masyarakat tidak kehilangan nilai-nilai sosial yang selama ini menjadi kekuatan bangsa, seperti silaturahmi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarmanusia, bukan justru menciptakan jarak dalam kehidupan sosial.

“Teknologi boleh semakin maju, tetapi rasa peduli dan kebersamaan tidak boleh hilang. Jangan sampai kita sibuk dengan dunia digital, tetapi lupa dengan lingkungan sekitar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi orang tua saat ini, yakni mempersiapkan anak-anak agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.

Ia menilai banyak anak yang memiliki kecerdasan akademik dan kemampuan intelektual yang baik. Namun, menurutnya, tidak semua memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan, mengambil keputusan, dan tampil sebagai pemimpin di tengah perubahan zaman.

Karena itu, ia mendorong para orang tua untuk memberikan ruang bagi anak-anak agar berani mengembangkan potensi diri, menyampaikan pendapat, dan menghadapi berbagai tantangan dengan percaya diri.

“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan berani. Keberanian itu penting karena dunia ke depan akan terus berubah dan penuh persaingan,” ujarnya.

Selain itu, Herman Deru juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai keikhlasan, kesabaran, dan ketangguhan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, karakter yang kuat akan menjadi bekal utama bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

Melalui momentum peringatan empat dekade Pondok Pesantren Al Istiqomah, ia berharap lembaga pendidikan berbasis keagamaan terus berperan dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga akhlak dan mental yang kuat.

“Pendidikan bukan hanya soal ilmu, tetapi juga membentuk karakter. Dari sinilah lahir generasi yang mampu menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati dirinya,” tutup Herman Deru.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.