Aksi LSM APM di DPRD Prabumulih, Soroti Tenaga Kerja Lokal hingga Kemacetan Kereta Batu Bara
PRABUMULIH, SS.CO.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD Kota Prabumulih, Rabu (13/5/2026). Ratusan massa yang hadir menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan, keselamatan migas, hingga dampak operasional kereta api batu bara di wilayah Kota Prabumulih.
Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan kepada pemerintah serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Prabumulih.
Ketua Umum LSM APM, Adi Susanto, mengatakan aksi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya merasakan dampak positif keberadaan perusahaan besar.
Ia menyoroti proses perekrutan tenaga kerja di sejumlah perusahaan yang menurutnya perlu diawasi agar berjalan terbuka dan memberikan prioritas kepada masyarakat lokal, khususnya warga di wilayah Ring 1.
“Kami ingin masyarakat Prabumulih mendapatkan kesempatan kerja yang adil dan transparan. Jangan sampai warga lokal hanya menjadi penonton di daerah sendiri,” ujar Adi dalam orasinya.
Selain persoalan ketenagakerjaan, massa juga meminta adanya evaluasi terhadap jalur pipa minyak dan gas yang berada dekat permukiman penduduk. Mereka menilai aspek keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama.
LSM APM turut mendesak perusahaan agar lebih aktif menjalankan program tanggung jawab sosial atau CSR untuk membantu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Tak hanya itu, operasional kereta api batu bara milik PT KAI juga menjadi perhatian dalam aksi tersebut. Massa menilai aktivitas kereta batu bara kerap menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah perlintasan sebidang di Kota Prabumulih.
Sebagai solusi, mereka mengusulkan pembangunan flyover di titik-titik rawan macet guna memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Prabumulih, Deni Victoria, menyatakan pihaknya akan menampung seluruh tuntutan masyarakat dan membahasnya bersama komisi terkait.
“Kami menerima seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini dan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perusahaan dan instansi terkait,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Prabumulih, Feri Alwi, menegaskan DPRD akan terus mengawal kepentingan masyarakat.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian dan TNI. Di akhir kegiatan, perwakilan massa menyerahkan dokumen tuntutan kepada pimpinan DPRD Prabumulih yang turut disaksikan Kapolres Prabumulih, Bobby Kusumawardana.



Post a Comment