Tuntutan Warga Soal APBDesa Gunung Kerto Tahun 2020 Sebesar Rp 780 juta, Ini Kata Camat dan Kadesnya


LAHAT, SS - Terkait persoalan tuntutan warga Desa Gunung Kerto soal dugaan penggelapan APBDesa tahun 2020, Camat Kikim Timur, Lahat, Pukatul Hadi, SP, M.Si, menegaskan jika masalah tersebut sudah terselesaikan.

Menurutnya, pihak Kantor Inspektorat sudah memanggil Kades Gunung Kerto untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut.

"Sudah tidak ada persoalan lagi, menyangkut ada warga yang tidak puas kita menanggapinya secara objektif saja. Ada yang puas dan tidak puas bagi kita itu hal yang wajar saja," ungkapnya, seraya mengatakan jika dia sedang berada di Jawa, Jum'at (10/09/21).

Sementara itu, tidak banyak keterangan yang diperoleh media ini ketika mengklarifikasi soal aksi demo kepada Kades Gunung Kerto. "Silahkan saja warga saya demo," ucapnya singkat.

Sedangkan Kantor Inspektorat Lahat, belum dapat dimintai tanggapanya terkait tuntutan warga Desa Gunung Kerto. Ketika hendak dikonfirmasi, Kakan Inspektorat melalui Ketua Tim Investigasi  Drs.Yusri, M.Si, sedang tidak berada di tempat.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Gunung Kerto, Kecamatan Merapi Timur, Lahat, menggelar aksi demo di depan Kantor DPMDES Lahat, terkait dugaan penggelapan APBDesa tahun 2020. (Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.