Lapas Lahat Gelar Sholat Ghoib dan Doa Bersama Untuk Korban Musibah Kebakaran di Lapas Tanggerang


LAHAT, SS – Musibah kebakaran yang mengakibatkan tewasnya puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Tangerang menyisakan duka yang mendalam bagi insan pemasyarakatan. Sebagai bentuk bela sungkawa, Lapas Lahat menggelar sholat ghoib dan do’a bersama untuk korban musibah kebakaran di Lapas Tangerang, Jum'at (10/9/21).

Sholat ghoib dan doa bersama ini dilaksanakan di Masjid At-Tauba, Lapas Lahat, kegiatan diikuti oleh 30 orang WBP dan 20 orang petugas Lapas Lahat.

Kalapas Lahat Pudjiono Gunawan, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Pudjiono mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan dan bela sungkawa terhadap musibah yang terjadi di Lapas Tangerang.

“Musibah yang terjadi di Tangerang tentunya mari kita jadikan pelajaran tersendiri untuk kita semua agar jangan sampai kejadian tersebut terjadi di Lapas Lahat, mari saling guyup rukun, saling bekerjasama menjaga kondusifitas di Lapas Lahat ini, dengan tidak melakukan suatu hal tanpa koordinasi dan seijin dari petugas, serta jangan sampai ada peralatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran baik diluar maupun didalam kamar hunian” himbau Pudjiono.

Pudjiono juga berpesan kepada para WBP jika memang ada saluran listrik yang mengelupas atau mulai rusak agar segera melapor.

“Hal-hal seperti itu jangan sampai tidak dilaporkan, karena mungkin bisa saja luput dari pantauan petugas yang sedang kontrol” tambahnya.

Lebih lanjut Pudjiono menyampaikan, bahwa kegiatan do’a dan tahlil  untuk waktu pelaksanaannya akan diarahkan untuk digelar setiap ba’da sholat Jumat.

Sementara itu, Informasi yang didapatkan sampai saat ini terdapat 44 orang WBP dinyatakan meninggal akibat musibah kebakaran di Lapas Tangerang. Sejumlah 41 orang WBP dinyatakan meninggal di tempat pada saat kejadian, sedangkan 3 orang lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. (Humas Lapas/Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.