Demo, DPW KPBI Sumsel Tolak Omnibus Law dan RUU CILAKA

Demo, Ratusan Buruh Datangi Kantor Bupati Muara Enim
MUARA ENIM, SS - Para Demonstran yang berasal dari Konpederasi Persatuan Buruh Indonesia Sumsel ( DPW KPBI SUMSEL) menyampaikan Aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim, tentang penolakan Omnibus Law dan RUU Cipta Lapangan Kerja (CILAKA), bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekundang Kantor Bupati Muara Enim, Senin (10/02).

Dalam orasinya, demonstran menyampaikan kepada pemerintah Kabupaten Muara Enim terkait penolakan rancangan revisi undang-undang RUU omnibus law dan ciptakan lapangan kerja ( CILAKA ) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Para Demonstran diterima langsung oleh Plt. Bupati Muara Enim diwakilkan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Teguh Jaya dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Perekobang), Amrullah Jamaluddin, SE serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Nino Andrian, dan Ketua Komisi IV dan I DPRD, serta Anggota.

"Kami mengapresiasi dan menyambut baik atas kedatangan DPW KPBI Sumsel terkait penolakan omnibus law dan ciptakan lapangan kerja ( CILAKA ) itu, " kata Tegu Jaya.

Ia mengatakan, pihaknya masih mempelajari tentang draf RUU tersebut, dan belum mengetahui permasalahan yang timbul akibat RUU itu.

"Ini baru keluar kemarin, dan merupakan kewenangan pemerintah pusat, maka kami selaku Pemkab Muara Enim akan segera menyampaikan semua apresiasi ini kepada pemerintah provinsi untuk menyampaikan ke pemerintah pusat, serta hasilnya nanti tergantung dari pemerintah pusat", ungkapnya.

Selain itu Nino Andrian selaku wakil ketua DPRD Kabupaten Muara Enim mengungkapkan bahwa pihaknya akan siap mendukung upaya penyampaian hal tersebut kepada DPRD provinsi sumsel. 

"Secepatnya kami akan berkomunikasi dan mengirim laporan kepada DPRD provinsi, yang akan diteruskan ke pemerintah pusat," ungkapnya Nino.
(KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.