HUT ke-18, Gubernur : Pembangunan di Prabumulih Maju Drastis

PRABUMULIH, SS – Ribuan masyarakat antusias mengikuti dan menyaksikan berbagai kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kota Prabumulih dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Prabumulih yang ke-18, tepat pada 17 Oktober 2019.

Diawali dengan Tabhlig Akbar di Pendopoan Rumah Dinas Walikota, Rabu (16/10/2019) Perayaan HUT kota dilanjutkan sidang paripurna pada hari Kamis (17/10/2019) dan Karnaval Budaya, Sabtu (19/10/2019).

Setelah itu, pada Minggu (20/10/2019) digelar lomba burung berkicau memperebutkan piala orang nomor satu Prabumulih.

Tampak hadir dalam kesempatan ini  Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK MH, Bupati Oku H Kuryana Azis, Ketua DPRD Provinsi Sumsel HJ, RA Anita Noeringhati SH MH.

Selaras dengan motto perayaan tahun ini, "Dengan Semangat Hari Jadi Ke-18 Kota Prabumulih Kita Tingkat Keunggulan SDM Menuju Prabumulih Prima dan Berkualitas".

"Kedepan masih dengan semangat hari jadi Ke-18 Kota Prabumulih kita tingkat keunggulan SDM menuju Prabumulih Prima dan Berkualitas. Hutang program pembangunan sekolah Akamigas di Tanjung Taman, Fly Over Patih Galung dan Pelebaran Jalan Sudirman dari Tugu Air Mancur hingga Perbatasan Pangkul," terang Ridho pada sambutannya di Paripurna HUT Prabumulih, Kamis (17/10/2019).

Ridho menjelaskan, November nanti Prabumulih akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi. Hal ini menjadi salah satu indikator hadirnya modal pembangunan Prabumulih yang datang dari Provinsi Sumsel. Terutama pembangunan fasilitas olahraga dan kehadiran ribuan atlit menjadi pendorong geliat perekonomian masyarakat.

Sementara, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru yang hadir didampingi  istri tercinta Hj Febrita Lustia melontarkan pujian terhadap kota Seinggok-Sepemunyian yang sekaligus juga lumbung suara HD pada Pilgub lalu.

"Prabumulih maju drastis diusianya yang ke-18 tahun. Hal ini tercermin dari inovasi program pemkot yang mengedepankan kepentingan masyarakat. Ingat, pembangunan disebut berhasil jika berhasil menekan angka kemiskinan, jangan muluk-muluk. Minimal satu poin setahun," ucap Deru.(Adv)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.