Si Jago Merah Ngamuk, 3 Rumah Warga di Danau Gerak Ludes

MUARA ENIM, SS - Tiga buah rumah di Desa Danau Gerak, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muaraenim rata dengan tanah akibat diamuk si jago merah pada Selasa (11/6/2019) sekitar pukul 10.30 wib. Selain itu, tiga rumah lainnya lagi mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut.

Minimnya peralatan serta material rumah yang terbuat dari kayu, membuat api dengan cepat membesar. Selain itu, sulitnya akses jalan membuat mobil pemadam kebakaran terlambat tiba di lokasi kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah diketahui.

Kepala BPBD Kabupaten Muaraenim Tasman saat dihubungi awak media membenarkan musibah kebakaran tersebut. Dari laporan yang diterima pihaknya, rumah yang hangus terbakar tersebut  yakni rumah Syarif (35), Sunyoto (40) dan rumah Kholidi (45).

Kepala BPBD Kabupaten Muaraenim Tasman saat dihubungi awak media membenarkan musibah kebakaran tersebut. Dari laporan yang diterima pihaknya, rumah yang hangus terbakar tersebut  yakni rumah Syarif (35), Sunyoto (40) dan rumah Kholidi (45).

Selain itu, tiga buah rumah yang berada di dekat lokasi kebakaran mengalami kerusakan berat akibat terkena sambaran api, yakni rumah milik Mukhlis (35), Kartono (40) dan rumah Jauhari (38).

Hendra (44), salah seorang warga Desa Cahaya Alam mengatakan, rumah yang hangus terbakar tersebut bahan bangunannya mayoritas terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat menghanguskan tiga rumah yang berdekatan tersebut. “Rumahnya dari bahan kayu, jadi api sulit dikendalikan dan dengan cepat menghanguskan bangunan,” kata Hendra.

Sementara itu, Camat Semende Darat Ulu M Kholid saat dikonfirmasi menyebutkan, kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa. Namun tiga buah rumah ludes terbakar termasuk alat-alat dan perabot rumah tangga.

“Untuk penyebab kebakaran di duga berasal dari korsleting listrik karena posisi listrik yang masih menggunakan tenaga Mikro Hydro atau tenaga air dalam kondisi menyala. Untuk kerugian di taksir sebesar tiga ratus juta rupiah,” papar Kholid.

Korban kebakaran, lanjutnya, sementara ini menginap di rumah tetangga atau keluarga masing-masing.(KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.