Ir Kuswari Marzuk : Momen Hari Anti Korupsi Sedunia Harus Dijadikan Muhasabah dan Intropeksi

LAHAT, SS - Peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2018 kemarin, nampaknya ikut menjadi perhatian serius Ir. Kuswari Marzuk salah satu calon legislatif (caleg)  DPD RI dari Sumatera Selatan (Sumsel) no urut 37.

Kuswari mengajak, momen Hari Anti Korupsi se-dunia harus dijadikan muhasabah dan intropeksi baik dirinya maupun bagi siapapun untuk ikut memerangi bentuk-bentuk korupsi di Indonesia.

"Karena itu, saya bertekad akan ikut  menjaga marwah negeri ini dengan terus mengampanyekan gerakan anti-korupsi. Harus kita mulai dari pencegahan dulu. Salah satunya mencegah diri sendiri turut larut dalam pusaran perilaku yang bisa menjerat kasus korupsi," ungkapnya.

Kuswari Marzuk mengaku cukup prihatin dengan maraknya kasus korupsi yang melanda pejabat kita. Baik legislatif, eksekutif maupun pejabat instansi BUMN. Karenanya lanjut dia, momen Hari Anti Korupsi sedunia hari ini harus kita jadikan momentum muhasabah dan introspeksi.

Lebih jauh disampaikan pria kelahiran  Kayu Agung (OKI) tahun 1963 itu, dari data di KPK pada tahun 2018 ini sudah ada 19 kasus OTT kepala daerah yang dilakukan KPK. Tentunya hal itu sangat menyedihkan.

"Belum genap setahun sudah begitu banyak kepala daerah yang kena OTT. Untuk itu sejak awal niat untuk maju sebagai caleg DPD RI, saya bertekad untuk bersih, peduli, dan anti korupsi. Ini saya buat sebagai tagline agar selalu saya ingat sampai kapan pun. Insya Allah jika takdir menjadikan saya duduk di parlemen, mohon diingatkan bahwa saya punya tekad bersih, peduli dan anti korupsi," pungkas Kuswari Marzuk.(Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.