Sekda Belum Pasti Maju Pilkada Lahat

LAHAT, SS - Meskipun belum dapat memastikan diri namun kabar tentang majunya Sekda Lahat H Nasrun Aswari MM dalam Pilkada Lahat tahun 2018 mendatang, menjadi momen menarik yang ditunggu masyarakat Bumi Seganti Setungguan.

Adanya pembicaraan akan bersanding dengan kader PDI Perjuangan Lahat, mulai memanaskan atmosfir politik. Apalagi akhir-akhir ini, isu pencopotan Sekda karena ikut politik marak terdengar.

Sekda Lahat H Nasrun Aswari MM mengatakan, bertarung atau tidak dalam Pilkada Lahat nanti belum dapat dipastikan. Apalagi saat ini masih fokus membantu Pemkab Lahat dalam melanjutkan pembangunan yang tersisa. Belum lagi famtor usia menjadi pertimbangan untuk ikut dalam suasana politik yang banyak hiruk pikuk.

“Saat ini, yang terpenting saya menyambut ibadah puasa Ramadhan dululah dan sudah waktunya lebih banyak beristirahat serta terus memperkuat amal ibadah. Sebab kalau tidak memperkuat ibadah sejak sekarang, tentu kapan lagi,” ucapnya.

Dijelaskannya, mengenai kabar dirinya akan berpasangan dengan kader PDI P juga belum dipastikan kebenarannya apalagi saat ini suasana politik masih lama. Selain itu, mengenai kabar adanya usulan pencopotan dari jabatan sebagai Sekda Lahat juga tidak benar, karena saat ini masih fokus terhadap program kerja dan melayani masyarakat Kabupaten Lahat dengan sebaik mungkin.

“Jabatan adalah amanah dan siapapun akan ada masanya. Apa yang diberikan Allah SWT kepada kami sebagai rahmat-Nya, rasanya sudah cukup. Jabatan Sekda tentu kepercayaan terbesar buat kami yang patut saya syukuri. Dengan demikian regenerasi secara alami pasti terjadi. Oleh karena itu, jika generasi muda saat ini menyiapkan diri untuk memimpin Lahat rasanya kami sudah cukup bangga,” tegasnya.

Sementara itu, H ASR (33) salah satu aktivis senior di Kabupaten Lahat menuturkan, jika Sekda Lahat H Nasrun Aswari MM berpasangan dengan kader PDI P yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Lahat benar adanya, maka akan memanaskan atmosfir politik. Apalagi saat ini Partai Gerindra sudah menyiapkan kader bakal Cabup sehingga akan berpotensi mengganggu suasana birokrasi.

“Bebarapa waktu lalu kami menghadap beliau (Sekda-red) dan dia mengatakan, bahwa Kakang belum dapat dipastikan apakah masih dipakai jeme atau dide,” pungkasnya.(Amir)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.