Diklaim Tidak Sesuai Prosedur PT SDR Didemo

* Asistan I Sambut Para Pendemo
 
LAHAT, SS - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam PK SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) kabupaten Lahat kemarin (22/5) mendatangi Kantor Pemda Lahat. Dalam aksi yang dilakukan damai tersebut para pendemo menuntut agar PT SDR (Wings Group) membatalkan rotasi terhadap karyawan dan memberlakukan jadwal kerja sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ketua DPC-SBSI Herwinsyah mengatakan, aksi yang dilakukan untuk meminta Pemerintah Kabupaten Lahat Mendesak PT. SDR (Wings Group) membatalkan rotasi Ketua PK SBSI (Wahyudi) karena cacat hukum, Mendesak PT CDR memberikan hak yang ditiadakan (uang makan), mendesak PT SDR segera mengeluarkan SK untuk mengeluarkan pengangakatan karyawan, mendesak PT SDR untuk mengeluarkan peraturan prusahaan, mendesak pegawai pengawas segera memeriksa Suhendra Liong yang diduga kuat melakukan Union Busting, Mendesak Disnakestran Kab. Lahat menyampaikan aturan waktu kerja yang benar ke PT SDR (Wings Grouf) dan mendesak PT SDR bertanggung terhadap kecelakaan karyawan dalam bertugas.

“Kami meminta keadilan dan minta Pemkab Lahat membatu para karyawan untuk menegur manajemen PT SDR (Wings Grouf) sesuai apa yang sudah kami sampaikan tadi,” ujarnya.

Asistan I Pemda Lahat Ramsi menuturkan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Lahat karena beliau tidak ada di tempat, disebabkan menghadiri acara pelantikan Bupati Musi Banyuasin. Dalam kesempatan itu juga Ramsi sangat merespon atas aksi yang disampaikan oleh DPC SBSI dengan tangan terbuka kepada pihak terkait sesuai dengan tuntutan yang di sampaikan oleh pihak SBSI.

“Tuntutan yang diajukan akan diterima namun sebelumnya akan dilihat dulu kasus yang menimpa masyarakat khususnya para karyawan PT SDR. Pemkab Lahat mengapresiasi atas aksi damai yang telah dilakukan,” imbuhnya.

Sementara itu Wakapolres Lahat menyampaikan bahwa dirinya setuju dengan apa yang sudah disampaikan oleh pihak Pemkab Lahat serta dirinya bangga dengan aksi yang dilakukan oleh pihak SBSI yang memang benar-benar memperjuangkan nasib karyawan.

“Kita Berharap semoga permasalahan cepat diselesaikan dengan cara kepala dingin dan tanpa adanya tindakan anarkis yang mengakibatkan pidana,” pungkasnya.(Amir)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.