"Petani vs PT Pama" Menunggu Asa Keadilan Dugaan Penyerobotan Lahan Perkebunan oleh PT Pama di Tengah Proses Hukum Polres Lahat
LAHAT,SS - Penyelidikan atas laporan dugaan penyerobotan lahan perkebunan milik Darmansyah seorang petani, warga Desa Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, nampaknya terus bergulir di tingkat penyidik kepolisian.
Menyusul langkah olah TKP dan klarifikasi yang telah dilakukan terhadap PT Pama Persada Nusantara, perhatian kini tertuju pada rencana pemanggilan pihak PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tim kuasa hukum pelapor, rencana permintaan keterangan terhadap manajemen PTBA dijadwalkan menjadi agenda lanjutan dari Tim Penyidik Tindak Pidana Umum (Pidum) Polres Lahat.
Langkah ini dinilai krusial guna mendalami keterkaitan antara pemegang konsesi utama dan aktivitas di lapangan yang dipersoalkan oleh warga.
Kendati demikian, hingga saat ini, kepastian mengenai apakah surat pemanggilan secara resmi telah dilayangkan atau apakah pihak PTBA sudah hadir memenuhi panggilan tersebut masih dalam penelusuran lebih lanjut.
Pihak kepolisian maupun manajemen perusahaan pelat merah itu masih belum memberikan keterangan resmi terkait kepastian jadwal dan realisasi pemeriksaan tersebut.
Di sisi lain, pihak pelapor melalui tim kuasa hukumnya, Abi Samran, SH, MH, terus memantau perkembangan penanganan perkara dari pelimpahan Polda Sumsel ini.
Mereka berharap penyidik dapat bergerak cepat dan transparan demi memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam operasional yang bersinggungan langsung dengan hak atas tanah milik petani setempat.
"Kami terus memantau perkembangannya dan berharap proses hukum ini berjalan secara objektif serta berkeadilan bagi klien kami," ungkap pihak kuasa hukum.
Sementara itu, Darmansyah mengungkapkan harapan besarnya agar persoalan hukum yang tengah diperjuangkan ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan oleh aparat penegak hukum.
Sebagai warga biasa yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan, ia mengaku sangat terpukul atas dugaan penyerobotan lahan yang merugikan hak-haknya.
"Kami hanya ingin keadilan ditegakkan. Lahan tersebut adalah sumber penghidupan kami sekeluarga. Kami berharap pihak kepolisian benar-benar serius mengusut tuntas permasalahan ini tanpa pandang bulu," ujar Darmansyah dengan nada penuh harap.(Fry)

Post a Comment