Program Ketahanan Pangan Budidaya Ikan Warga Desa Gunung Kembang Terancam di Bantai Limbah Batu Bara


LAHAT, SS -  Rasa was - was menyelimuti warga desa gunung kembang, Kecamatan Merapi Timur, Lahat,  yang saat ini mendukung salah satu program nasional ketahanan pangan dengan budi daya ikan di pinggiran sungai Pait.

Pasalnya, akibat dampak limbah batu bara yang diduga kuat hasil pembuangan PT PAMA telah menyebabkan erosi tebing sungai yang mengakibatkan erosi tebing sungai sungai yang mulai mendekati areal kolam ikam.

Bukan tak mungkin dalam waktu tak lama lagi, kolam ikan milik warga desa gunung kembang ini akan ikut longsor.

Parahnya lagi, pohon pohan besar persis berapa pinggiran sungai pait persis berada di areal kolam ikan saat ini sudah dalam kondisi nyaris roboh karena tanah

Mur, salah satu pemilik kolam ikan, mengungkapkan keresahan mendalam atas ancaman kehilangan mata pencahariannya. Ia mendesak pihak perusahaan untuk tidak tutup mata dan segera meninjau lokasi guna melihat langsung kerusakan yang terjadi.

​"Kami sangat mengharapkan pihak perusahaan segera turun ke lokasi untuk mencari solusi. Jangan sampai usaha kami hancur karena dampak lingkungan yang tidak tertangani," ujar Mur penuh harap.

​Senada dengan itu, Sar, warga setempat lainnya, menambahkan bahwa warga membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar janji. Menurutnya, pemulihan tebing sungai harus segera dilakukan sebelum bencana longsor benar-benar melenyapkan aset ketahanan pangan desa mereka. (Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.