ASN Dishub Pagar Alam Hanyut di Bendungan Air Baku Lematang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian


LAHAT, SS -  Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam, dilaporkan hanyut di kawasan Bendungan Air Baku Lematang, Kamis siang, (7/5/2026). Korban ialah Yulizar Nurmansyah alias Cucut, warga Blok C Nendagung, Kota Pagar Alam.

Dari hasil penelusuran media ini, sekitar pukul 13.30 WIB, korban bersama keluarga sedang makan bersama di kawasan bendungan air baku Lematang. Setelah selesai makan, korban mandi di aliran sungai sekitar 100 meter di hulu bendungan.

Korban diduga terseret derasnya arus Sungai Lematang, hingga terbawa ke bibir bendungan dan melewati air terjun.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lahat, Ali Afandi menerangkan, saat mendapati laporan, pihaknya langsung menuju lokasi. Dari keterangan warga yang tengah memancing di sekitar bendungan, korban sempat beberapa kali terlihat muncul ke permukaan, sebelum akhirnya hilang dan tidak terlihat lagi.

"Saat ini, tim gabungan dari BPBD Lahat, BPBD Kota Pagar Alam bersama Basarnas, masih melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian," terang Ali Afandi.

Ali mengatakan, pihaknya telah menerjunkan dua tim menggunakan perahu karet untuk menyisir aliran Sungai Lematang, dari bendungan ke arah hilir. Selain itu, tim darat bermotor juga dikerahkan menuju kawasan Lebi, guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh.

"Kendalanya proses pencarian berlangsung cukup berat, karena air Sungai Lematang sedang dalam kondisi deras, ditambah aliran Sungai Lematang yang banyak jeram sungai yang bergelombang," katanya.

Disisi lain, Ali membeberkan, pihak ya juga tengah lakukan pencarian korban lain yang masuki hari ketiga, hanyut di Sungai Lematang di Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur. (Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.