Polres Lahat Kembangkan Penyelidikan: Tiga Pelaku Curanmor Tertangkap, Sindikat Besar Diburu!


LAHAT, SS– Jajaran Satreskrim Polres Lahat di bawah naungan Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang telah meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Lahat.

Melalui operasi intensif yang dikoordinasikan oleh Unit Pidum Satreskrim, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang terlibat dalam aksi kriminal di wilayah Kelurahan Bandar Agung.

Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara tim Reskrim dan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi akurat mengenai keberadaan para pelaku yang sempat berpindah-pindah tempat demi menghindari pengejaran petugas.

​Peristiwa pencurian ini terjadi pada Jumat, 24 April 2026, dengan lokasi kejadian di Bengkel Nazza Motor yang beralamat di Jalan Penghijauan. Para pelaku menjalankan modus operandi dengan cara membobol pintu bengkel dan berhasil menggasak dua unit kendaraan roda dua.

Akibat aksi pembobolan tersebut, pihak korban dilaporkan mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp42.000.000. Pengungkapan kasus ini diproses berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/B/195/IV/2026/SPKT/Polres/Polda Sumsel yang terbit pada tanggal 25 April 2026.

​Adapun ketiga tersangka yang identitasnya telah dikantongi kepolisian adalah MP bin AL yang merupakan warga Karang Baru, PSK bin LD dari Tebing Sage, serta SP bin ML yang berasal dari Karang Anyar, Lahat.

Saat ini, pihak Polres Lahat masih terus melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan sindikat curanmor yang lebih luas di wilayah tersebut.

​Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., memberikan apresiasi tinggi atas peran serta masyarakat yang membantu tugas kepolisian. Beliau menegaskan bahwa Polres Lahat akan bertindak tegas dan tidak memberikan ampun kepada para pelaku kejahatan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Selain itu, pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan selalu menggunakan pengaman tambahan atau kunci ganda pada kendaraan mereka guna meminimalisir risiko pencurian di masa mendatang. (Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.