Reses Serentak, DPRD Kota Prabumulih Serap Aspirasi Warga di Tiga Dapil


PRABUMULIH, SS.CO.ID
-- Anggota DPRD Kota Prabumulih menggelar kegiatan reses serentak di tiga daerah pemilihan (Dapil) pada Minggu (1/3/2026). Reses yang dilaksanakan secara berurutan mulai dari Dapil I, Dapil II, hingga Dapil III ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat yang akan diperjuangkan agar terakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik APBD Induk maupun Anggaran Belanja Tambahan (ABT).

Reses Dapil I Prabumulih Timur digelar di Kantor Kelurahan Karang Raja. Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai persoalan lingkungan, dengan banjir sebagai keluhan utama yang kerap terjadi saat hujan deras. Selain itu, warga juga mengusulkan rehabilitasi Kantor Kelurahan Karang Raja, normalisasi drainase, pemasangan lampu penerangan jalan, serta perbaikan sarana dan prasarana lingkungan.

Koordinator reses H Deni Victoria SH MSi menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD.


“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua masukan akan kami bawa ke pembahasan selanjutnya agar dapat diperjuangkan menjadi program prioritas,” ujar H Deni Victoria.

Ia menambahkan, DPRD tidak ingin aspirasi warga hanya berhenti pada forum dialog, tetapi harus ditindaklanjuti secara nyata melalui kebijakan dan program pembangunan.

Berlanjut ke Dapil II yang meliputi Prabumulih Barat, Prabumulih Selatan, dan RKT, reses dilaksanakan di Kantor Kelurahan Sukaraja. Warga menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari kebutuhan lampu penerangan jalan, perbaikan drainase, ketersediaan air bersih, peningkatan kualitas jalan lingkungan, hingga dukungan operasional kelurahan.


Lurah Sukaraja Andriansyah mengapresiasi pelaksanaan reses yang dinilainya sangat penting sebagai sarana penyampaian kebutuhan riil masyarakat.

Koordinator reses, Dipe Anom menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan melalui DPRD dengan mekanisme yang ada.

“Reses ini bukan sekadar mendengar, tetapi memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan. Apa yang menjadi kebutuhan prioritas warga akan kami bawa ke pembahasan di DPRD,” tegas Riza Ariansyah.


Ia juga menjelaskan, sebagian aspirasi dapat diperjuangkan melalui penganggaran daerah, sementara lainnya akan dikoordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Rangkaian reses ditutup di Dapil III yang mencakup Kecamatan Prabumulih Utara dan Cambai, bertempat di Kantor Kecamatan Prabumulih Utara. Kegiatan ini dihadiri Camat Prabumulih Utara Afbrian Delvino SE, para lurah, serta perwakilan RT dan RW.

Camat menyampaikan bahwa dari tujuh kelurahan di wilayahnya, masih terdapat dua kelurahan yang belum memiliki kantor kelurahan definitif. Selain itu, renovasi Kantor Kecamatan Prabumulih Utara juga diusulkan guna menunjang optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Koordinator reses Ade Irama SH MH menyampaikan optimisme terhadap peningkatan pelayanan dan pembangunan wilayah, serta menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal aspirasi masyarakat.


“Hari ini kami berupaya menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat untuk kemudian diperjuangkan dalam rapat paripurna DPRD agar dapat menjadi skala prioritas,” kata Ade Irama.

Ia menambahkan, reses merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik anggota DPRD sebagai wakil rakyat.

“Kami hadir mewakili warga. Tujuan reses ini adalah menyerap aspirasi masyarakat dan mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka, guna dicarikan solusi demi kebaikan Dapil III,” jelasnya.

Rangkaian reses di tiga Dapil ini berlangsung dalam suasana dialogis dan partisipatif. DPRD Kota Prabumulih menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar tidak berhenti pada tahap penyampaian, melainkan benar-benar terwujud dalam kebijakan dan program pembangunan daerah.

Melalui keterlibatan aktif warga, lurah, hingga RT/RW, DPRD berharap pembangunan di Kota Prabumulih dapat berjalan lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat di setiap wilayah.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.