Atlet Terlantar di Lampung, Ini Tanggapan KONI Prabumulih


PRABUMULIH, SS
-- Atlet pencak silat asal Kota Prabumulih berhasil mendapat medali emas dan perunggu di ajang prestasi Lampung Championship 6 Piala Kemenpora RI Nasional - Internasional yang digelar di Gedung Serba Guna Universitas Lampung (Unila) Kota Bandar Lampung pada Jum’at 10 Maret 2023 lalu.

Berita para atlet tersebut sempat viral karena nyaris tak bisa pulang dari Lampung akibat kekurangan biaya dan hampir seminggu usai pertandingan, mereka akhirnya bisa pulang ke Kota Prabumulih berkat bantuan warga setempat.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Prabumulih, Benny Rizal SH MH melalui Ketua Harian, H M Daud Rotasi SSos didampingi Sekretaris, H Intisar Usman mengatakan, KONI Prabumulih tidak bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Menurutnya, setelah permasalahan ini ditelusuri, bahwa perguruan para atlet tersebut tidak tergabung, bahkan tidak ada koordinasi sama sekali dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) dibawah naungan KONI Kota Prabumulih.

"Jadi kalau tidak tergabung di cabor, kami tidak bisa membantu, kecuali ada rekomendasi dari cabor bersangkutan," jelasnya.

Kendati demikian, ia sangat menyayangkan kejadian ini. Seharusnya, perguruan tersebut menjalin komunikasi, baik kepada IPSI maupun ke Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dispora.

H Daud berharap agar kejadian yang dialami oleh atlet itu tidak terjadi lagi dan kali ini menjadi pembelajaran.

"Hendaknya saling komunikasi dan koordinasi untuk mencegah hal-hal seperti ini," ujarnya.

Senada juga diungkapkan oleh Plt Ketua IPSI Kota Prabumulih, Rohadi. Ia mengaku bahwa pihaknya juga tidak bisa berbuat apa-apa atas kejadian ini.

"Selain yang bersangkutan bukan anggota IPSI Prabumulih, kegiatan yang diikuti tersebut  pun tanpa sepengetahuan kami," ungkapnya. (Nr01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.