Penembak Jitu Dari 14 Provinsi Berburu serta Bertualang, Ajang Promosi Wisata Alam dan Kuliner Lahat
LAHAT, SS - Penembak dari 14 provinsi di Indonesia, mulai melakukan perburuan babi hutan di wilayah perkebunan di Kabupaten Lahat. Bertajuk First Indonesia Internasional Long Range Shooting Grand Prix Berburu tahun 2021 (Safari Berburu), para penembak ini akan menumpas hama babi besar.
Selain itu, penembak yang tergabung dalam Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) juga akan menjelajahi objek wisata di Lahat.
"Ini sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Lahat yang masuk salah satu rute safari berburu. Tentu tidak hanya membantu dalam mengurangi hama babi, tapi berimbas kepada perekonomian warga baik itu UMKM, hotel maupun restoran. Karena pesertanya cukup banyak," ujar Bupati Lahat, Cik Ujang SH, saat didampingi Kapolres Lahat, Sekda Lahat, Kadin Kominfo Lahat beserta segenap unsur Muspida Lahat lainnya, Senin (25/10/21).
Tak hanya itu, sambung Cik Ujang, kehadiran anggota Perbakin dari 14 provinsi, jadi ajang promosi gratis Kabupaten Lahat dalam mengenalkan wisata, kuliner, alam dan hal-hal lain kepada peserta.
Selain itu, warga agar memberikan dukungan kepada peserta yang akan melintasi wilayah Lahat.
"Mereka ini sudah mendapatkan izin dan tentunya teruji. Termasuk hewan yang diburu itu hanya babi. Mereka tidak akan menembak hewan dilindungi karena mereka tahu akan ada sanksinya. Namun demikian, kita imbau agar berhati-hati dan pastikan tepat sasaran," bebernya.
Senada, Ketua Harian Perbakin Sumsel, Nyimas Fatma Hermawaty didampingi Wasekum Bidang Organisasi Oscar menuturkan, hewan babi besar menjadi target dalam safari berburu. Namun, selain berburu kegiatan yang dilaksanakan tersebut juga dalam upaya memperkenalkan organisasi menembak kepada masyarakat.
"Kegiatan ini juga bagian upaya kita dalam mengangkat potensi yang ada di daerah. Apalagi, pesertanya dari 14 provinsi. Orang jadi tahu dengan Lahat. Seperti apa alamnya, wisatanya, ramah tamah warganya," tukasnya seraya mengatakan kegiatan safari digelar selama tiga hari dan juga dilaksanakan di Pagar Alam dan Empat Lawang. (Fry)
Post a Comment