APKASI Menilai Mutu Pendidikan Masih Rendah


LAHAT, SS –
Perwakilan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menilai mutu dan kualitas pendidikan secara nasional masih rendah, ditambah lagi Sumber Daya Manusia (SDM) guru yang masih minim, itulah kenapa banyak murid lari ke bimbingan belajar (Bimbel).

“Sekarang ini tidak heran apabila banyak murid yang belajar ke Bimbel karena kualitas dan mutur pendidikan termasuk SDM guru yang masih kurang,” ujar perwakilan APKASI Hj Khimatul Hasanah didampingi Asisten I Pemkab Rudi Thamrin dalam Audensi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Opproom Pemda Lahat, Senin (28/12/20).

Dirinya menilai, kualitas pendidikan sampai saat ini masih rendah dan indikatornya adalah matematika dan bahasa Inggris. Karena menjadi indikator nasional jadi guru harus dipintarkan terlebih dahulu.

“Munculnya bimbel karena tidak bisa menjawab. Itulah kenapa guru harus kita pintarkan agar mutu kualitas pendidikan meningkat,” ungkapnya.

Dirinya sendiri menyadari sampai saat ini negara sendiri belum bisa menghargai guru honorer bahkan penghasilan guru honorer sendiri lebih kecil dibandingkan tukang sapu. (Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.