Pelaku Pembunuhan di Hiburan OT Ditembak, Pria Ini Ngaku di Bawah Pengaruh Miras
![]() |
| Polisi berhasil menangkap tersangka pembunuhan di hiburan orgen tunggal. |
LAHAT, SS – Pelaku penusukan yang menewaskan Apriliansyah alias Yansah (35) saat acara orgen tunggal (OT) di Desa Tertap, Kecamatan Jarai, Lahat, Selasa (07/01/12) berhasil dibekuk.
Pelakunya adalah Yoga YA ( 19 ) warga Pengadonan, Kelurahan Selebar, Kecamatan Pagar Alam Utara Kota Pagar Alam.
Penangkapan terhadap tersangka ini hanya berselelang 7 jam, usai aksi penikanamannya terhadap korban, Selasa (07/01/20) sekitar pukul 11.00 WIB.
Tersangka Yoga terpaksa ditembak pada kaki sebelah kanannya lantaran berusaha kabur ketika Tim Panther Polres Lahat memintanya untuk menunjukan keberadaan rekan - rekan tersangka lainnya.
Dari keterangan press comperence yang disampaikan Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah SIK, MH, CLA di Mapolresta Lahat, pelaku ternyata dipengaruhi minuman beralkohol sehingga dia nekat menikam korban hingga 5 kali disekujur tubuhnya.
" Pelaku dijerat dengan pasal Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun dan 351 ayat tiga penganiayaan. Irwansyah juga menghimbau kepada warga khususnya di kabupaten Lahat, agar mematuhi dan mengindahkan himbauan yang dilakukan pemerintah kabupaten Lahat untuk tidak mengadakan acara orgen tunggal. Mengingat, sudah banyak korban yang meninggal dunia di acara hiburan musik dimaksud," pintanya.
Sementara itu, pelaku pembunuhan ini ternyata pernah terjerat tindak pidana pencurian dengan pemberatan serta tindak pidana curanmor, pelaku sempat mendekam di balik jeruji besi.
”Aku pernah dipenjaro, waktu itu aku maling alat semprotan tangki racun rumput, yo saat itu kalau dak salah hampir setahun aku dihukum,” ujarnya.
Yoga juga mengungkapkan penyesalannya. Dia mengaku, kejadian tersebut dirinya dalam pengaruh alkohol dan untuk awal masalah dijelaskannya si pemilik masalah yang awalnya cek cok adalah sahabatnya.
“Awalnyo kami betigo, waktu tuh baru sudah minum Alkohol empat botol kami. Aku cuma bela kawan aku yang nak dikeroyok samo budak yang aku tujah, sempat aku mundur cuma rombongan korban nyerang aku galo. Aku memang bawa pisau, langsung aku cabut dan aku tujahke ke arah mereka. Aku dak tau kalau dio ninggal, aku nyesal kak,” ungkapnya. (Fry)

Post a Comment