Dua Bulan Pendidikan Lemhanas, Cik Ujang Kembali Memimpin Roda Pemerintahan

Usai pendidikan Lemhannas Bupati Lahat kembali memimpin roda pemerintahan.
JAKARTA, SS - Gubernur Lemhannas RI secara resmi menutup Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) X bertempat di Ruang Dwi Warna Gedung Panca Gatra, Rabu (20/11/19). 

Berakhirnya Lemhanas yang diikuti sejumlah kepala daerah di Indonesia tersebut, Bupati Lahat,  Cik Ujang, SH kembali memimpin roda pemerintahan di Kabupaten Lahat. 

Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Mayjen TNI Karsiyanto dalam laporannya menyatakan, bahwa P3DA X dilaksanakan selama 2 bulan yakni dimulai pada Selasa (24/9) dan berakhir pada Rabu (20/11).

Pelaksanaan pendidikan berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan rencana. Sebanyak 37 peserta dinyatakan lulus dan menerima ijazah. “Proses belajar alumni P3DA X adalah untuk memantapkan wawasan pengetahuan dan sikap mental para alumni dalam memimpin masyarakat di daerah,” jelasnya. 

Lebih lanjut Agus menyampaikan, harapannya agar materi-materi yang telah diberikan dapat memperkaya pengetahuan dan memecahkan persoalan-persoalan di daerah. 

Tidak lupa Agus juga berpesan bahwa para Alumni P3DA X yang merupakan pimpinan tingkat daerah, harus mampu menjadi pemimpin daerah yang bermoral, beretika, dan paham tentang wawasan kebangsaan serta mampu mengatasi permasalahan di daerah. Agus menegaskan bahwa dengan bekal wawasan yang telah diberikan selama dua bulan kepada para Alumni P3DA X, Lemhannas RI menaruh harapan besar kepada seluruh alumni P3DA X. 

Lemhannas RI berharap para Alumni P3DA X mampu mengimplementasikan seluruh ilmu pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama pendidikan melalui pemahaman dan cara berpikir yang komprehensif, integral, holistik, dan sistemik. “ Bekal tersebut akan menjadi acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan dan mencari solusi permasalahan sesuai dengan spesifikasi daerah masing-masing,” lanjut Agus. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar menyampaikan bahwa sebagai sebuah organisasi, IKAL memiliki dua ciri yakni berwatak pejuang dan berwawasan negarawan.

Berwatak pejuang maksudnya adalah para alumni Lemhannas RI harus selalu peduli terhadap perkembangan kondisi dan situasi bangsa, anggota IKAL tidak boleh apatis atas hal yang terjadi pada bangsa. Selanjutnya berwawasan negarawan yakni apapun yang anggota IKAL pikirkan dan katakan harus berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara. 

“Anggota IKAL memang sangat majemuk, ada pejabat negara, anggota ormas, maupun anggota LSM. Tetapi ketika berbaju IKAL dan duduk dalam naungan IKAL maka kepentingan yang diangkat ke permukaan adalah kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan individu atau kelompok,” kata Agum. 

Kemudian Agum menghimbau alumni P3DA X yang sudah menjadi anggota IKAL untuk melaksanakan tugas di daerah dengan menjadikannya sebagai panggung pengabdian untuk kepentingan bangsa dan negara. 

Istri Bupati Lahat Lidya Wati CIK Ujang Mengatakan Kesan Kesan Selama Menemani sang Suami tak terasa selama 9 hari terakhir belajar di Lemhanas pada Program Pemantapan Pimpinan Daerah X (P3DA). 

"Saya menemani dan mengikuti suami mendapatkan pembekalan serta pembelajaran dari Lemhanas yang diikuti Bupati Lahat CIK UJANG.  Begitu banyak ilmu yg di dapat, begitu banyak persahabatan yang  terjalin dan begitu banyak suka duka serta cerita yang di share saat bersama dengan peserta lainnya,"ungkapnya. 

Lidya menyampaikan, berbagai problem isu di daerah  dibahas bersama yang notabene kebanyakan dari masalah stunting, ketahanan dalam keluarga, pemanfaatan media sosial, etika, kesehatan masyarakat, komunikasi dan pembekalan pendampingan suami dalam melaksanakan kegiatan selaku kepala daerah yang harus memahami dan mementingkan hal - hal untuk masyarakat. 

"Namun yg terpenting adalah memahami konsensus dasar negara yaitu pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka tunggal ika. Insyaallah dengan memahami dan menerapkan nilai - nilai yang terkandung di dalamnya akan tercipta keberhasilan pembangunan dan masyarakat yang sejahtera aman dan damai," jelasnya. (Fry)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.