Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Warga Minta Lokasi Proyek Dipindahkan

MUSI BANYUASIN, SS - Puluhan Warga Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 10.00 wib mendatangi pihak kontraktor yang sedang giat bekerja.

Kedatangan warga itu bertujuan agar pihak kontraktor dapat menghentikan kegiatannya untuk sementara, karena menurut warga pembangunan itu tidak tepat sasaran.

Aksi yang kawal ketat oleh oknum aparat sektor Babat Toman, Sangat Desa, Batang Hari Lèko itu diterima Lurah Mangun Jaya, Safeih dan langsung dimediasikan dengan pihak yang terkait di Kantor Lurah. 

Mediasi dipimpin Sekcam Babat Toman, As'at itu  berjalan kondusif dan menuai hasil pemindahan lokasi lima ruas jalan tempat permukiman warga yang harus di bangun.

Kurnaidi yang mewakili warga menyampaikan, warga sama sekali tidak ada tujuan untuk menghambat pembangunan, namun azas menfaat bangunan itu perlu diperhatikan.

“Sepengetahuan kami jalan poros Air Rutenitu adalah jalan milik Pertamina dan yang menikmati jalan itu khusus kendaraan milik Pertamina. Sementara masih banyak lokasi tempat kemungkinan warga yang belum di bangun dan harapan kami pindahkan lokasi pembangunan itu di tempat kemungkinan warga,” harapnya.

Sementara Rudi Hartono ST MT dari Dinas PUPR Musi Banyuasin menanggapi permintaan warga tersebut.

“Sebelumnya saya mohon maaf kalau ini titik persoalannya. Mengingat survey awal saya tidak kelapangan dan kalau ini permintaan warga dan kami pandang sangat layak. Maka kita sama-sama sepakati lima titik lokasi usulan warga itu akan segera kita bangun. Namun perlu kita garis bawahi, kalau ini permintaan warga,” katanya.(Al.tim)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.