Anggota Polsek Ulu Musi Diserang, Dua Polisi Nyaris Tewas Dengan Luka Tusuk di Perut dan di Leher
LAHAT, SS - Empat anggota Polsek Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, diserang warga. Penyerangan itu buntut dari upaya penangkapan terhadap sejumlah warga yang melakukan pengancaman terhadap tiga orang LSM.
Akibat dari penyerangan itu, Bripka Darmawan nyaris tewas dengan luka tusukan sajam dua liang di perut dan di leher. Sementara itu, Ipda Fajri, Briptu Ilham, dan Bripka Suhardi berhasil selamat dari serangan maut itu.
Peristiwa penyerangan itu terjadi di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Pendopo, Empat Lawang, Rabu (31/07/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan informasi, kejadian itu berawal ketika anggota polisi menyisir keberadaan para pelaku Irwanto (17) warga Desa Tanjung Raman, Erwan (30) warga Desa Tangga Rasa dan Erwin (30) warga Desa Tangga Raksa, untuk diamankan lantaran mendapatkan laporan dari LSM atas dugaan pengancaman.
Para tersangka ini pun akhirnya ditemukan sedang berada di dekat Jembatan Sungai Air Deras Desa Tanjung Raman.
Kemudian anggota polisi turun dari mobil untuk melakukan upaya negosiasi namun 2 pelaku langsung menyerang Bripka Darmawan dengan sajam, yang membuat Bripka Darmawan jatuh terlentang tersandung kayu.
Saat jatuh itulah kedua pelaku menghujani Bripka Darmawan dengan tikaman sehingga mengalami luka tusuk diperut, leher dan tangan.
Sedangkan Bripka Arsan yang mencoba untuk mempertahan diri turut juga terluka oleh sabetan sajam pelaku lainnya.
Untungnya Bripka Darmawan masih sempat mengeluarkan senpi dan berhasil menembak para pelaku. Letusan tembakan itu sendiri mengenai salah seorang pelaku.
Suasana mencekam itu sendiri akhirnya berakhir setelah polisi berhasil kabur dari lokasi kejadian dengan mobil, meskipun para pelaku masih sempat mengejar dan melempari mobil yang dibawah petugas.
Sedangkan kedua korban dari polisi dibawa ke RSUD Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun malamnya sekitar pukul 21.00 WIB kejadian berlanjut. Diduga terkait kejadian tersebut, kericuhan pun terjadi dihalaman parkir RSUD Tebing Tinggi.
Suara tembakan peringatan juga aksi kejar kejaran terhadap sejumlah masa masih berlanjut hingga pukul 22.30 Wib.
Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto SIK ketika hendak dikonfirmasi, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Empat Lawang terkait terjadinya bentrok berdarah tersebut.(Fry)

Post a Comment