PTBA Gelar Lomba Bersih Sampah di Sungai Enim
MUARA ENIM, SS - Sungai adalah salah satu sumber kehidupan bagi makhluk hidup, baik itu manusia, hewan maupun tumbuhan. Dengan adanya aliran air sungai khususnya bagi manusia, sumber air sungai dimanfaatkan berbagai kebutuhan, seperti buat minum, mandi, mencuci pakaian dan lainnya. Namun setiap hari kondisi Sungai Enim sangat terancam dengan berbagai macam limbah.
Untuk itu, dengan menempuh jarak sekitar 1 km, sebanyak 118 peserta rakit dan 17 tim perahu karet mengikuti aksi bersih-bersih Sungai Enim dari limbah plastic, Minggu (28/07/2019)
Kegiatan itu diselenggarakan oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2019.
Acara tersebut dibuka langsung oleh GM UPTE PTBA Suhedi dan dihadiri PLH Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muara Enim Asmawi, Camat Lawang Kidul Drs Rahmad Noviar MSi, dan Sekretaris Camat Safranudin BBA, Pengelola Lingkungan PT Bukit Asam Sungkono, Koramil, dan Polsek dan ratusan peserta dari Kabupaten/Kota Muaraenim di Sumsel. Kegiatan ini didukung oleh Tim Rescue PTBA dan RS Bukit Asam Medika.
GM UPTE PTBA Suhedi menjelaskan, sangat mendukung dan jika sukses kedepan akan digelar lebih besar lagi.Tahun ini tema kita adalah Melawan Polusi Udara, sedangkan tahun kemarin tema kita adalah Mengurangi Sampah Plastik. Ini bentuk aksi nyata dan kepedulian perusahaan, sesuai dengan misi perusahaan menjadi perusahaan kelas dunia peduli lingkungan.
“Kegiatan ini adalah bentuk aksi nyata kepedulian PT Bukit Asam kepada masyarakat sekitar. Sesuatu dengan visi misi PTBA, menjadikan perusahaan kelas dunia yang peduli lingkungan,”ungkap Suhedi.
Menurut Ketua Panitia, Suryadi, kegiatan ini latar belakang selain merupakan rangkaian dari agenda perusahaan juga untuk mengajak semua lapisan masyarakat akan pentingnya air sungai sebagai sumber kehidupan terutama flora dan fauna di sungai.
Sebanyak 118 tim yang masing-masing terdiri dua personil dengan peserta dari wilayah kecamatan Lawang Kidul. Untuk kategori perahu karet peserta se-Sumsel ada 17 tim satu tim terdiri dari empat personil. Pesertanya adalah Komunitas dan perwakilan Kabupaten/Kota di Sumsel yakni Kabupaten Lahat, Pagar Alam, Banyuasin, OKU dan OKUS.
“Semua pihak saya ucapkan terimakasih, terselenggara dengan baik. Pada kesempatan ini apabila dalam pelaksanaan ada yang kurang, saya mohon maaf,” ujarnya.
Sedangkan Camat Lawang Kidul Rahmad Noviar, kegiatan ini sudah dilaksanakan yang ke dua kalinya. Saat ini, aliran Sungai Enim sudah mulai keruh, ini penyebabnya banyak faktor seperti akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di Sungai Enim serta banyaknya aktivitas pertambangan terutama dari timbunan tanah (disposal). Untuk Sampah jenis plastik untuk jangan sembarangan membuangnya karena terurainya sangat lama.
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaraenim Asmawi, pihaknya sangat mengapresiasi sekali atas pelaksanaan kegiatan ini. Kedepan harapannya untuk kontinue, bermacam-macam dan lebih luas untuk kegiatannya bukan saja batas membersihkan Sungai Enim.
Dikatakan Asmawi, saat ini kualitas dan kwantitas air sungai dan air tanah sudah menurun, ini akibat semakin banyak aktivitas dan jumlah penduduk yang justru meningkat sampah.
“Tidak hanya pemerintah dan dunia usaha yang peduli lingkungan tetapi masyarakat harus peduli masalah sampah,” ujarnya.(KLT)


Post a Comment