Ramsi Terima 579 KKN Unsri yang Akan Disebar di 58 Desa di Lahat
LAHAT, SS - Untuk mendukung program pendidikan di Kabupaten Lahat, sebanyak 579 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Bumi Seganti Setungguan, Lahat.
Pelepasan tersebut langsung dilakukan Bupati Lahat yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Ramsi SIP MM yang dipusatkan di Rumah Dinas Bupati Lahat, Rabu (20/06/2019).
Dikatakan Rektor Unsri, Prof Dr Ir H Anis Saggaff MSCE, bahwa setiap universitas diwajibkan mahasiswa/i mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) disetiap kabupaten di Provinsi Sumsel.
“Disini kami mengirim sebanyak 579 mahasiswa/i dan hasil kesepakatan bersama memilih Kabupaten Lahat sebagai mata pelajaran dilapangan, KKN merupakan mata pelajaran tambahan di perkuliahan,” ucapnya.
Dirinya mengatakan, dalam pelaksanaan KKN tersebut, sebanyak 58 desa dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat akan ditempati Mahasiswa Unsri dalam melaksanakan KKN.
"Ya, ada 58 desa yang berada di 10 kecamatan di Kabupaten Lahat sebagai lokasi Mahasiswa Unsri yang melaksanakan KKN. Dimana pelaksanaanya sendiri digelar dari tanggal 20 Juni sampai dengan 29 Juli 2019," katanya lagi.
Lanjutnya, Kabupaten Lahat memiliki sumber daya yang cukup besar khususnya di sektor pertanian, pertambangan, perkebunan dan pariwisata.
"Karena itulah, mahasiswa/i akan memberikan sedikit ilmunya untuk masyarakat pedesaan yang ada di Kabupaten Lahat," tegas Rektor Unsri tersebut.
Sementara itu, Bupati Lahat melalui Asisten 1, Ramsi SIP MM senantiasa mendukung program tersebut, apalagi didatangi Mahasiswa Unsri sangatlah senang, karena dengan kedatangannya bisa berbagi ilmu kepada masyarakat.
“Memang dimata masyarakat Sumsel, Kabupaten Lahat ini sangatlah keras, akan tetapi setelah melihat kedalamnya tidak seseram itu. Sebab pemerintah daerah bekerja sama dengan aparat keamanan akan selalu menjaga keamanan dan kenyamanan,” ucapnya.
“Selamat datang di Kabupaten Lahat, semoga bisa berbagi ilmu. Anggap saja kabupaten ini milik kalian, dan semua masyarakat disini merupakan keluarga kalian. Apapun kendala dilapangan, silakan koordinasi dengan kepala desa, Insya Allah kepala desa siap membantu,” tutupnya.(Fry)

Post a Comment