Tinggal Digubuk Bambu Berukuran 2x3 Meter, Kondisi Tukiman Memprihatinkan
MUARA ENIM, SS - Tukiman (65) warga RT 14 RW 02 Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim tinggal di gubuk bambu berukuran 2 x 3 meter yang lokasinya berada di sekitar area pertambangan batubara, kondisinya sangat memprihatinkan.
Semenjak istrinya meninggal sejak empat bulan lalu, kini pria yang bekerja serabutan tersebut terpaksa hidup sendirian digubuk yang hanya beralaskan tikar untuk tidur.
Kepada sinarsumatera.com, dirinya mengaku bahwa sudah tidak mampu lagi bekerja terlalu keras karena kondisi tubuhnya yang mulai renta.
“Saya sudah tinggal di sini hampir 30 tahun dengan pekerjaan serabutan. Sekarang umur sudah tua dan tak mampu lagi untuk bekerja keras,” ujarnya.
Ia berharap kepada pemerintah agar dapat peduli dengan kondisi masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan.
“Harapan saya agar pemerintah mempedulikan masyarakat yang hidupnya di pinggiran kota seperti saya ini, hidup dangan kekurangan,” ucapnya.
Salah satu tetangga Tukiman mengatakan, bahwa Tukiman memang sudah lama tinggal di sini dengan kerja serabutan.
“Kasihan dengan kondisinya, apalagi usianya sudah tua. Semoga ada uluran tangan atau pun bantuan dari pihak terkait yang peduli terhadap kondisi Tukiman,” katanya.(KLT)
Semenjak istrinya meninggal sejak empat bulan lalu, kini pria yang bekerja serabutan tersebut terpaksa hidup sendirian digubuk yang hanya beralaskan tikar untuk tidur.
Kepada sinarsumatera.com, dirinya mengaku bahwa sudah tidak mampu lagi bekerja terlalu keras karena kondisi tubuhnya yang mulai renta.
“Saya sudah tinggal di sini hampir 30 tahun dengan pekerjaan serabutan. Sekarang umur sudah tua dan tak mampu lagi untuk bekerja keras,” ujarnya.
Ia berharap kepada pemerintah agar dapat peduli dengan kondisi masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan.
“Harapan saya agar pemerintah mempedulikan masyarakat yang hidupnya di pinggiran kota seperti saya ini, hidup dangan kekurangan,” ucapnya.
Salah satu tetangga Tukiman mengatakan, bahwa Tukiman memang sudah lama tinggal di sini dengan kerja serabutan.
“Kasihan dengan kondisinya, apalagi usianya sudah tua. Semoga ada uluran tangan atau pun bantuan dari pihak terkait yang peduli terhadap kondisi Tukiman,” katanya.(KLT)

Post a Comment