Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal yang Digelar PTBA

MUARA ENIM, SS - Khitan (sunat) merupakan salah satu ajaran dalam Islam yang bertujuan untuk memelihara kebersihan diri. Selain itu, khitan juga merupakan sebuah bukti ketaatan terhadap perintah Sang Maha Pencipta.

Namun  biaya untuk menjalankan khitan terkadang menjadi kendala bagi keluarga yang kurang mampu. Untuk itu, PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA menyelenggarakan Khitanan Masal sebagai salah satu program HUT PTBA ke-37 berkerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang ada di Kabupaten Muara Enim, RS PTBA.

Selain itu pihak PTBA juga memberikan bingkisan jajanan, uang saku Rp. 50 ribu, sarung, celana dalam sunat dan obat-obatan antibiotik.

Sebanyak 135 peserta anak-anak yang berasal dari masyarakat Lawang Kidul mengikuti khitanan gratis yang diadakan di Balai Kantor Camat Lawang Kidul, Kamis (8/2).

Acara itu sendiri dihadiri oleh, oleh Camat Lawang Kidul Drs Rahmmad Noviar Gumay MSi, UPTD Kecamatan Lawang Kidul, lurah, kades, pihak CSR PTBA, Ibu Priska PTBA dan Tripika Lawang Kidul.

Dalam sambutannya, Camat Lawang Kidul Drs Rahmmad Noviar Gumay MSi mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas izinnya dapat berkumpul bersama dan berterimakasih kepada pihak manajemen PTBA atas peran serta partisipasi yang setiap tahun menggadakan kegiatan kemasyarakatan. Tahun ini kegiatan yang diadakan adalah khitanan massal yang diikuti oleh 135 anak.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berguna untuk kita semua. Insya Allah pada tahun selanjutnya, kami berharap manajemen PTBA dapat melaksanakan lagi khitanan massal ini dan kuotanya bertambah, karena berdasarkan survei yang ada jumlah anak yang usia untuk khitan masih sangat banyak diwilayah ini,” ungkapnya.

Sementara Manager CSR PTBA Kanti Mariso mengatakan, bahwa tujuan dari kegiatan khitanan ini adalah semata mata sebuah media untuk mengakrabkan perusahaan dan masyarakat di seputar wilayah oprasional pertambangan Tanjung Enim.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan menghasilkan anak-anak yang soleh dan berbakti kepada orang tua, agama dan negara. Dengan kegiatan massal ini bisa untuk menjaga kesehatan bagi anak-anak kita, sehingga dapat menjadi generasi-generasi yang lebih baik,” ucapnya.

Sedangkan Panitia HUT PTBA ke-37, Mulyadi yang juga selaku Ketua Seksi Khitanan dan Pengobatan Gratis menyampaikan, bahwa kebersihan anak harus dijaga. Untuk itu kami sarankan kepada anak untuk tetap mandi seperti biasa. Hal ini perlu diperhatikan agar memperkecil risiko terjadinya infeksi pada area luka khitan oleh bakteri atau kuman yang menempel pada tubuh karena keringat.

“Anak disarankan tidak terlalu banyak beraktivitas selama 8 jam pertama setelah khitan.  Tips berikut ini penting untuk menjaga kestabilan peredaran darah anak, juga mengurangi risiko gangguan pada proses penyembuhan akibat gerak yang berlebihan. Sarankan kepada anak untuk tidak menggaruk area luka khitan apabila mengalami rasa gatal. Usahakan untuk ditahan bila gatal menyerang, kalaupun terpaksa, usaplah dengan kulit telapak tangan bagian luar perlahan-lahan agar jangan sampai menimbulkan luka baru nantinya.

Ditambahkannya, selain itu anak juga disarankan untuk makan-makanan yang sehat dan bergizi seperti telur, dagung yang banyak mengangung protein untuk mempercepat penyembuhan luka.

“Anak disarankan berendam di air hangat selama 30-60 menit sebelum pergi melepas tabung. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan lengket bekas luka akibat sunat pada proses pelepasan tabung nantinya. Seandainya ada anak yang terjadi pembengkakan atau pendarahan saat beraktifitas sebelum sembuh dapat kontrol pengobatan melalui Puskesmas Tanjung Enim,” pungkasnya.(KLT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.