Jembatan Trans C5 Desa Rimba Ukur Berlobang, Ancam Keselamatan Pengendara
MUSI BANYUASIN, SS - Jalan lintas Sekayu Pelakat Tinggi kondisinya sangat memprihatinkan. Apalagi jembatan yang terdapat dijalan tersebut berlobang. Hal itu dirasakan oleh para pengguna jalan yang melintas dari Plakat Tinggi menuju Sekayu.
Salah satu pengendara bermotor yang merupakan warga Desa Rimba Ukur Kecamatan Sekayu saat dibincangi sinarsumatera.com, Selasa (6/2) mengatakan, bahwa kerusakan jembatan tersebut sudah lama sekali dan didugakan kurangnya kualitas dalam pengerjaannya, karena setelah selesai dikerjakan sejak 1 (satu) tahun lalu sudah ada tanda-tanda keretaan pada tengah yang sekarang berlobang.
“Memang banyak titik rawan kecelakaan pada ruas jalan yang rusak parah. Hampir di setiap desa mulai Trans C6 Desa Sungai Batang, Desa Rimbaukur C5 sampai ke Kecamatan Plakat Tinggi, karena ada beberapa titik jalan yang rusak parah. Akan tetapi lebih parah lagi kondisi jembatan yang ada di Trans C5 Desa Rimbaukur amblong dan berlubang. Hal tersebut sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas,” ujarnya.
Dikatakannya, dengan adanya keterangan dan bukti yang telah ada, maka di duga dari dinas terkait kurang jeli dan tidak memperhatikan kadar kapasitas kekuatan jembatan tersebut.
“Padahal Jalan Sekayu Plakat Tinggi adalah jalan akses utama yang telah di lewati banyak mobil bermuatan berat, seperti mobil bermuatan sawit dari PT atau perusahaan yang ada di plakat tinggi serta mobil angkutan sawit dari KUD Plakat Tinggi pun menjual hasil sawitnya yang dibawa ke pabrik juga melintasi Desa Rimba Ukur Trans C5. Otomatis melewati jembatan yang berlubang tersebut,” jelasnya.
Lanjutnya lagi, bahwa sebagai peringatan adanya jembatan berlobang itu, warga sekitarnya memberi tanda kayu dan karung yang ditancapkan di tengah-tengah jembatan agar para pengguna jalan yang lewat bisa tahu kalau jembatan tersebut berlubang dan yang melintas lebih berhati hati.
Hal senda juga diungkapkan warga lain yang juga tidak mau dituliskan namnya, ia mengharapkan agar jalan dan jembatan tersebut diperbaiki.
“Kami warga sini mengharapkan kepada pemerintah agar secepatnya membangun jembatan yang amblong ini, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan memakan korban dan membahayakan para pengguna jalan,” harapnya.
Ditambahkannya, bahwa pernah ada salah seorang yang melintas yang hampir saja masuk kelubang yang menganga di jembatan tersebut.
“Di waktu hujan lebat dan jembatan di genangi penuh dengan air sehingga tidak kelihatan lubang pada jembatan tersebut. Memang jembatan tersebut di buat tahun 2015 yang lalu, apabila jembatan tersebut ada perawatannya mugkin gak akan amblog seperti itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rimba Ukur saat dikonfirmasi portal ini terkait masalah tersebut, belum dapat ditemui.(warto)

Post a Comment