Paslon Shinta-Syuryadi Teratas Survei RDI

MUARA ENIM, SS - Rumah Data Indonesia, lembaga survei asal Bogor merilis hasil survei bulan Januari 2018. Hasilnya, bakal pasangan calon DR Hj Shinta Paramita Sari SH MHum-Syuryadi Amirudin SE MSh atau disebut pasangan calon Sinar Surya yang menempuh pencalonan independen menempati urutan teratas dengan perolehan persentase sebesar 42,4 persen, lalu disusul pasangan calon H Nurul Aman SH-Thamrin AZ yang menempati urutan kedua sebesar 27,3 persen, pasangan calon Ir Ahmad Yani MM-H Juarsah sebesar 21,5 persen dan pasangan calon Syamsul Bahri-Hanan Zulkarnain sebesar 8,8 persen. Paslon Shinta-Syuryadi dinilai paling sering dibicarakan di media sosial per Januari 2018.

Dalam rilisnya, Direktur Rumah Data Indonesia, Taufiq mengatakan bahwa pihaknya melacak nama-nama calon Bupati dan Wakil Bupati yang paling sering menjadi bahan percakapan para penguna Facebook, khususnya di Kabupaten Muara Enim.

"Analisa media sosial (Facebook) ini dianalisa berdasarkan data bulan Januari 2018, setelah masing-masing pasangan mendaftarkan diri ke KPUD Muara Enim. Kami merasa perlu memetakan popularitas calon dalam percakapan media sosial. Untuk saat ini pasangan Shinta-Syuryadi menjadi pasangan yang paling banyak dibicarakan masyarakat Muara Enim di Facebook," ungkap Taufiq, kepada salah satu situs berita online, Senin kemarin (15/1).

Menanggapi hal ini, Ketua Relawan Shinta- Syuryadi, Emir Faisal mengatakan setelah mengetahui hasil survei yg dilakukan oleh Rumah Data Indonesia dimana menempatkan pasangan Shinta-Syuryadi adalah bakal calon yg paling populer di media sosial atau facebook, menurut dia, tentunya ini sangat membanggakan dan menunjukkan bahwa kerja keras, kerja cerdas dan kerja ihklas dari seluruh komponen tim yg tergabung dalam tim kerja, relawan, tim keluarga, tim sahabat Shinta serta dulur Syuryadi sudah mampu bekerja dengan baik, terstruktur dan sistematis dan hal ini sangat membanggakan.

"Akan tetapi semua ini bukanlah hasil akhir, perjalanan masih panjang. Perjuangan sesungguhnya baru dimulai, dan kami sebagai Relawan Shinta -Syuryadi tidak akan terlena, akan tetapi terus bekerja dalam membentuk kepengurusan Relawan Shinta-Syuryadi sampai ke desa-desa dan perkampungan guna membentuk tim relawan dan juga sekaligus mensosialisasikan pasangan Shinta-Syuryadi," ungkapnya, Selasa (16/1). 

Selain melalui media sosial, kata Emir, pihaknya juga akan mensosialisasikan pasangan Shinta-Syuryadi dengan membentuk tim relawan ke lapangan secara nyata, sehingga paslon Shinta-Syuryadi tak hanya populer saja, namun juga dekat dengan pendukungnya yang memang sebagian besar merupakan masyarakat yang secara sukarela menyatakan dukungannya untuk pencalonan dari independen.

"Melihat perkembangan pergolakan politik dalam Pilkada tahun ini, tentunya kami juga harus bijak dan dewasa dalam mensikapi setiap perkembangan. Seluruh anggota tim relawan harus tetap santun dalam perjuangan ini. Kita tidak boleh terpancing dengan segala bentuk isi dan provokasi dari kompetitor yang menempuh jalur pencalonan gabungan partai politik," tukas dia.

Capaian yang dicapai dalam survei tersebut, kata Emir, dicapai karena seringnya seluruh tim mempublikasikan setiap kegiatan baik kegiatan bersama DR Hj Shinta Paramita Sari SH MHum selaku bakal calon Bupati, maupun bersama Ustad Syuryadi Amirudin SE MSh selaku bakal calon Wakil Bupati.

"Secara popularitas, memang Paslon Shinta-Syuryadi sangat populer di kalangan masyarakat, apalagi ibu Shinta merupakan satu-satunya kandidat yang berasal dari kaum perempuan yang memperjuangkan gender kaum ibu, perempuan dan anak. Beliau sangat dekat sekali dengan pendukungnya, bahkan sampai beliau rela berselfie dengan pendukungnya dalam setiap kesempatan," jelasnya.

Ditambahkan Ketua Organisasi Massa Kesatuan Pemuda Pelopor Pembangunan Muara Enim yang mendukung pasangan calon Shinta-Syuryadi, Arie Purnama SH MKn terkait hasil survei yang dirilis oleh Rumah Data Indonesia ini mengatakan, bahwa data tersebut cukup riil bila dibandingkan yang terjadi di lapangan.

"Hasil data kami diatas 45 persen, sementara RDI 42,4 persen. Kami berharap tren positif ini terus bertahan, bahkan sampai saat menjelang dan hingga hari pencoblosan tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Kami bersama sejumlah tim Shinta-Syuryadi akan terus memonitor perkembangan ini serta akan terus mendongkrak tingkat popularitas paslon tersebut sesuai yang diharapkan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pemenangan Shinta-Syuryadi, Jhoni Harwanto menganalisa jika dukungan pencalonan secara riil mencapai 60.000 dukungan yang disampaikan masyarakat melalui dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Dari syarat dukungan untuk pencalonan saja sudah 8,5 persen dukungan yang diverifikasi KPU. Selain itu, jika ditambah dukungan dari beberapa tim yang dibentuk, mudah-mudahan target kemenangan dalam Pilkada akan mampu diraih pasangan Shinta-Syuryadi ini," jelasnya.(LEX)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.