Dikerjakan Malam Hari dan Tanpa Papan Nama
PRABUMULIH, SS-Pembangunan jalan di belakang SD Kelurahan Tanjung Rambang menimbulkan berbagai persoalan dari warga sekitar. Mereka merasa geram dengan kondisi bangunan jalan sehingga warga menilai proyek ini terkesan dikerjakan asal-asalan.
Pasalnya, selain kurangnya pengawasan dari dinas terkait, proyek ini juga tidak ada papan informasi yang dipasang, terlebih lagi dikerjakan malam hari sehingga warga menyebutnya sebagai proyek siluman.
Asnan Munir salah satu warga mengungkapkan, pengerjaan proyek ini menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat, seperti tidak adanya papan informasi proyek yang dipasang oleh kontraktor dilokasi. “Kami menduga hal ini dilakukan untuk menyembunyikan anggaran proyek agar bisa mengelabui masyarakat sekitar,” ujar Asnan yang juga Anggota LSM P3KP dan LSM Peduli Desa kepada portal ini Sabtu (1/10/2016).
Menurutnya, proyek yang dikerjakan di malam hari dinilai kurang maksimal, baik dari segi kualitas material maupun kualitas pekerjaan dan ia mempertanyakan alasan logisnya para kontraktor dan rekanan mengerjakan proyek dimalam hari itu. Apa karena takut panas atau lantaran takut ketahuan material dan kinerja yang dilakukannya.
“Kami nilai pekerjaan proyek yang dilakukan di malam hari tidak akan maksimal. Sudah banyak contohnya yang tidak lama umurnya/cepat rusak,” tegasnya.
“Dan saya juga ingin tau seberapa besar dan seberapa maksimal pengawasan terhadap proyek yang dilakukan dimalam hari. Ini perlu pengkajian ulang oleh pihak terkait agar lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan terhadap pengawas proyek tersebut. Karena kebanyakan proyek yang dikerjakan malam hari tidak panjang umurnya dan hanya membuang anggaran secara cuma-cuma,” imbuhnya.
Dirinya juga merasa kecewa dengan kondisi jalan yang dibangun, karena menurutnya pihak kontraktor asal jadi saja dalam mengerjakannya. “Kami lihat ketebelan corbetonnya hanya berkisar 5-7 cm, itupun dibagian tengah saja (as jalan). Belum lagi aggregat yang dipakai hanya krokos bukannya batu Pecah. Oleh karena itu kami menduga pembangunan jalan ini sarat penyimpangan,” pungkasnya.(Ed)


Post a Comment